Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2024

Sulit bahagia?

Jika hatimu sulit merasakan kebahagiaan, ingatkah kapan terakhir kali kamu menyentuh dan membaca Al-Qur'an?  Berapa lama kamu membiarkan lembaran mushafmu tergeletak penuh debu? Kita sibuk kesana kemari mencari kebahagiaan, padahal rasa bahagia dalam hati muncul ketika hati terpenuhi dengan ayat Al Qur'an.  Nyatanya, hati yang jauh dari rasa bahagia adalah hati yang jauh dari Al Qur'an. ---

Uang untuk hidup atau hidup untuk uang?

Uang, sebuah nilai tukar yang digunakan untuk menunjang kehidupan. Uang tidak datang dengan sendirinya. Perlu usaha bagi kita untuk mendapatkan uang. Uang memang penting, setidaknya untuk menjaga diri kita dari bergantung kepada makhluk dan meminta-minta. Adanya syariat zakat juga mengindikasikan bahwa agama islam tidak melarang umatnya menjadi seorang yang kaya. Orang kaya bisa menjadi mulia apabila mampu menggunakan dan mengelola uangnya untuk hal-hal yang diridhoi oleh Allah. Untuk menambah pundi-pundi amal dan melakukan ketaatan. Bagi seorang muslim, kita perlu bekerja dengan pekerjaan yang dihalalkan oleh Allah. Perlu kita yakini pula bahwa rezeki seseorang tidak akan habis sampai ia masuk ke liang lahatnya. Jatah rezeki kita sudah di atur oleh Allah ta'ala , maka jemputlah rezeki tersebut dengan sebaik-baik cara. Raihlah rezeki dengan cara yang halal. Suatu pekerjaan dengan gaji sedikit akan lebih baik dibandingkan dengan pekerjaan dengan gaji fantastis namun didapatkan dari ...

Maaf

Aku menyadari bahwa aku belum menjadi seorang muslim yang baik, yang menunaikan hak semua orang yang pernah kujumpai. Teruntuk keluarga, kerabat, dosen, guru, tetangga, teman-teman, atau orang yang pernah berjumpa denganku meskipun hanya sesaat. Aku dengan sepenuh hati mengucapkan kata maaf. Maaf atas kelalaianku sebagai seorang anak, seorang saudara, seorang teman, seorang murid, seorang pekerja. Maaf jika aku belum berperan maksimal dalam menjalani peranku tersebut. Untuk teman-teman yang mungkin dulu kita pernah duduk dan melakukan kesalahan bersama, mari kita bertaubat, memohon ampunan dan kembali kepada Allah ta'ala. Maaf jika aku belum bisa menjadi teman yang baik atau bahkan membawa pengaruh buruk bagi kalian. Aku sadar bahwa setiap orang adalah ujian bagi orang lain, serta tidak ada perjumpaan yang tidak ditakdirkan oleh Allah ta'ala . Sekali lagi, mohon maaf atas segala kesalahan, tutur kata, adab, perilaku dan perangai yang buruk yang tidak mengenakkan hati. Jika ada...

Kawan atau lawan?

Pada hari akhir, teman terdekat akan saling memberikan persaksian, fulan tidak mengerjakan ini, fulanah tidak menyuruhku berbuat demikian. Sedangkan pertemanan yang dilandasi cinta kepada Allah, akan memberikan syafaat. Saling mencari ketika tidak menjumpai temannya di surga karena mereka pernah melakukan ketaatan bersama. Bagaimana jika di dunia,  circle pertemanan kita adalah orang-orang seperti syaitan? Teman yang senantiasa mengajak pada keburukan. Teman yang jika duduk dengannya tidak meningkatkan keimanan kita. Bahkan mungkin hingga menghabiskan waktu bersama dalam kemaksiatan. Tidak takutkah kita jika di hari akhir kelak kita akan saling menyalahkan?  Begitu pula dengan keluarga, yang sebagian besar waktu kita habis dengannya. Antar anggota keluargapun, bahkan seorang ibu dan anaknya, mereka akan berlari menjauhi satu sama lain sebab kewajiban yang tidak ia tunaikan. Mereka akan saling tuntut dan saling menyalahkan atas kesalahan di dunia. Untuk itulah, seorang muslim ...

Kamu, punya kesempatan

"Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya." Sebuah peribahasa yang menurutku cukup menggelitik. Dalam konteks beragama, memang benar adanya jika kedua orang tua baik agamanya, besar kemungkinan anak yang dilahirkan akan memiliki agama yang baik pula. Akan tetapi, jika kita memiliki orang tua yang memiliki ilmu agama minimalis, atau mungkin seorang pelaku maksiat, apakah melazimkan kita untuk tutup mata atau bahkan mengikuti jalan orang tua kita tersebut? Padahal Allah ta'ala telah memberikan akal kepada kita yang dapat digunakan untuk berfikir dan mencari kebenaran.  Saat dilahirkan di dunia, kita tidak diberikan kemampuan untuk memilih dari keluarga mana kita berasal. Kabar baiknya, tidak berasal dari keluarga agamis tidak sepatutnya menjadikanmu minder dan merasa rendah. Hal ini disebabkan setiap orang memiliki kedudukan yang sama di mata Allah. Allah tidaklah memandang pangkat, golongan, status, pekerjaan, jabatan atau warna kulit seorang hamba. Yang menjadi pembeda di sis...

Ramadan is coming!

Hanya dalam hitungan hari, kita akan berjumpa dengan bulan suci ramadan. Jangan sampai kita melewati bulan ramadan begitu saja sebagaimana bulan-bulan sebelumnya. Jangan sampai yang kita dapatkan hanyalah rasa lapar dan haus saja. Kita tidak pernah tahu, sampai kapan kita hidup di dunia. Kita tidak pernah tahu, apakah ramadan ini akan menjadi ramadan terakhir kita.  Bersemangatlah dalam memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Paksa diri untuk memperbanyak ibadah dan kebaikan. Munculkan motivasi untuk beramal dengan sebaik-baik amalan pada bulan ramadan. Sebaik-baik motivasi adalah motivasi dengan niat lillahita'ala.  Puasa memiliki pahala tanpa batas. Orang yang berpuasa bisa masuk surga dari pintu ar rayyan. Bulan ramadan adalah bulan yang istimewa, syaitan dibelenggu, pintu surga dibuka. Ada pula satu malam yang istimewa, malam lailatul qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.  Sudahkah kita siap untuk panen pahala dan berlomba untuk menjadi pribadi yang lebih ...

Pura-pura bodoh

Zaman sekarang dengan kemajuan teknologi, sangatlah mudah bagi kita untuk mendapatkan ilmu agama: kajian online, kelas online, website yang bisa diakses setiap saat. Tidak seperti zaman dahulu, seseorang yang ingin mendengarkan sebuah hadits harus berjalan berhari-hari. Wajib bagi setiap muslim untuk menuntut ilmu dengan tujuan menghilangkan kebodohan. Ilmu, cahaya yang menerangi dari kegelapan. Dengan ilmu kita bisa beramal untuk memperbanyak timbangan pahala kita. Dengan ilmu kita bisa membedakan mana yang salah dan benar. Namun sayang, banyak dari kita yang masa bodoh terhadap ilmu, merasa nyaman dengan ketidak tahuan. Pura-pura bodoh padahal mampu untuk mencari tahu dan mendapatkan kebenaran. Masih adakah alasan bagi kita untuk tetap tidak mau tahu? --- Yogyakarta, Frisa

Cerita Tentang Buku Mahasantri

Buku ini bagus banget banget, i'll give it 9 out of 10 points. One of my favourite books . Sebenarnya ada kisah dibalik aku mendapatkan buku ini. I got this book for free , dari seorang Ibu baik hati -yang semoga Allah menjaganya  di Toko Buku Sarana Hidayah. J azaakillahu khayran bu , semoga Allah membalas Ibu dengan kebaikan yang banyak. Ibu telah berbaik hati membelikanku buku ini secara cuma-cuma. Aku akan memberikan sedikit sneak peak mengenai buku ini. Sebenarnya apa itu Mahasantri? Gampangnya, Mahasantri adalah gabungan antara kata "Mahasiswa" dan "Santri". Dari ribuan orang yang berkuliah, orang yang menyandang gelar ini cukup langka. Mereka menghabiskan waktunya tidak hanya untuk kuliah, tetapi juga untuk menuntut ilmu agama. Mereka belajar agama ditengah waktu kesibukannya. Betapa diberkahinya waktu mereka. Dari mulai belajar bahasa arab, tahsin, kajian kitab, hingga menghafal hadits dan Al-Qur'an. I do hope I can be one of them :) Buku Mahasantri...